Author: bogota

  • Kapolda Jabar Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ratusan Warga dan Komunitas, Pulang Bawa Motor dan Banjir Doorprize !

    Suasana malam di Kiara Artha Park, Kota Bandung, mendadak pecah dan riuh pada Senin (20/7/2026) dini hari mulai pukul 01.00 WIB. Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) sukses menggetarkan Kota Bandung lewat perhelatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan duel sengit Argentina melawan Spanyol. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Jabar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, serta ratusan masyarakat yang berbaur menjadi satu dalam gelora semangat sportivitas.

    Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai elemen komunitas lokal yang memadati lokasi untuk ikut melebur dalam kemeriahan malam puncak. Tampak hadir di tengah riuk penonton antusiasme dari komunitas suporter sepak bola seperti Bobotoh Persib (Viking, Bomber, serta Satgas Bobotoh), hingga berbagai komunitas otomotif dan pegiat motor Bandung (seperti Ikatan Motor Indonesia/IMI Jabar serta klub motor lokal) yang turut meramaikan suasana Nobar sejak awal acara.

    Lautan manusia yang memadati lokasi tak hanya disuguhkan ketegangan laga kelas dunia, tetapi juga dimanjakan dengan momen puncak paling heboh: pembagian banjir doorprize fantastis dari Kapolda Jabar sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat dan komunitas yang hadir. Ketegangan pertandingan berubah menjadi sorak-sorai kebahagiaan saat penyerahan hadiah utama berupa 3 unit sepeda motor, 3 unit motor listrik, dan 4 unit sepeda listrik dibagikan secara langsung. Tak berhenti di situ, riuh tepuk tangan kian membahana ketika ratusan deretan hadiah menarik lainnya—mulai dari 5 dispenser, 15 kipas angin, 25 setrika, 25 teko listrik, hingga 30 tumbler eksklusif—berhasil dibawa pulang oleh para penonton yang beruntung.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berbagai perwakilan komunitas secara langsung ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri sebagai pelindung dan pengayom yang inklusif. “Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas di lingkungan Polda Jawa Barat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat dan komunitas. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan juga menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Seluruh rangkaian acara yang berlangsung hingga usai ini ditutup dengan kehangatan dan senyum kebahagiaan dari para warga serta anggota komunitas yang pulang membawa berbagai hadiah. Melalui momentum pesta olahraga dunia ini, Polda Jawa Barat berharap nilai persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan yang tercipta dapat terus memacu semangat seluruh personel kepolisian dalam mengabdi demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat.

  • Kapolda Jabar Hadiri Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kebersamaan di Hari Bhayangkara ke-80

    Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Argentina melawan Spanyol. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kiara Artha Park, Kota Bandung.

    Kegiatan nobar dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda Jawa Barat serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Selain diikuti oleh jajaran Polda Jabar, kegiatan ini juga dihadiri ratusan masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya yang antusias menyaksikan pertandingan final Piala Dunia dalam suasana penuh kebersamaan.

    Untuk semakin memeriahkan acara, Polda Jabar turut menyediakan berbagai door prize menarik bagi masyarakat yang hadir. Hadiah utama berupa sepeda motor, serta berbagai hadiah lainnya. dibagikan melalui pengundian yang disambut meriah oleh para peserta. Kehadiran door prize tersebut menjadi bentuk apresiasi Polda Jabar kepada masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

    Momentum nonton bareng ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan mempererat soliditas internal Polri, tetapi juga memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan menghibur. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan, dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan keluarga besar Polda Jawa Barat dalam memaknai Hari Bhayangkara ke-80 dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

    “Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas di lingkungan Polda Jawa Barat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan juga menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Polda Jawa Barat berharap semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan yang tercermin dalam perhelatan olahraga dunia tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Berikan Motivasi dan Edukasi Pada Satuan Pengamanan Rukos

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi petugas satuan pengamanan Rukos (Rumah Kost), berikan himbauan Kamtibmas, motivasi dan edukasi.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri rutin lakukan sambang kepada satuan pengamanan di daerah tempatnya bertugas.

    “Bhabinkamtibmas Balumbang Jaya memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan pembinaan terhadap satuan pengamanan di daerah tempatnya bertugas,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H., Sabtu (18/7/2026).

    Berlokasi di Rukos Al Fatih, RW 10 Kelurahan Balumbang Jaya Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Juli Widianto sambangi Bapak Sony selaku petugas satuan pengamanan, sekaligus berikan Himbauan kamtibmas, pembinaan serta motivasi dan edukasi.

  • Dengan Metode Door To Door, Bhabinkamtibmas Sindang Barang Sambangi Warga Binaannya

    KOTA BOGOR-Bhabinkamtibmas Sindang Barang Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar sambangi warga binaannya sekaligus berikan himbauan kamtibmas, motivasi dan edukasi dengan metode door to door.

    Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Agar anggota Polri lakukan sambang hadir ditengah warga binaannya untuk berikan yang terbaiknya.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin lakukan sambang sekaligus dengarkan curahan hati masyarakat untuk dicarikan solusi jalan keluar yang terbaiknya,” ucap Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin S.H., M.H. Sabtu (18/7/2026).

    “Dengan mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih mengetahui permasalahan yang ada, sehingga dapat lebih cepat untuk mencarian solusi jalan keluar yang terbaiknya,” pungkas Kapolsek.

    Berlokasi di Sindang Barang Asri, RW 3 Kelurahan Sindang Barang Bogor Barat, terlihat Bhabinkamtibmas Aiptu Suradal sambangi warga binaannya dengarkan curahan hati sekaligus berikan himbauan Kamtibmas, motivasi dan edukasi dengan metode door to door.

  • Kapolda Jabar Tekankan Empat Prinsip Kerja Bhabinkamtibmas: Adaptif hingga Solutif

    Kapolda Jabar Tekankan Empat Prinsip Kerja Bhabinkamtibmas: Adaptif hingga Solutif

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan empat prinsip kerja yang harus menjadi pedoman seluruh Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

    Empat prinsip tersebut disampaikan Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026).

    Prinsip pertama adalah adaptif, yakni mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan situasi di lapangan.

    “Setiap wilayah memiliki karakteristik, potensi, kerentanan, dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, cara bertindak harus disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Kita harus memiliki wawasan global, berpikir nasional, tapi mampu bertindak lokal,” ujar Irjen Pol. Pipit.

    Prinsip kedua ialah responsif, yaitu peka terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan pelayanan secara cepat, tepat, dan berkualitas.

    Ketiga, kolaboratif dengan membuka ruang kerja sama bersama pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Sedangkan prinsip keempat adalah solutif, yakni menghadirkan penyelesaian nyata terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

    Kapolda Jabar menegaskan keempat prinsip tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan semata.

    “Keempat prinsip tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus tercermin dalam cara kita membaca situasi, merespons kebutuhan masyarakat, membangun kolaborasi, dan menyelesaikan setiap permasalahan. Saya meyakini apabila keempat prinsip ini kita laksanakan secara konsisten, maka Polda Jawa Barat dapat melaksanakan tugas secara optimal,” katanya.

  • Kapolda Jabar : Sabuk Kamtibmas Harus Jadi Gerakan Bersama, Bukan Sekadar Seremonial

    Kapolda Jabar : Sabuk Kamtibmas Harus Jadi Gerakan Bersama, Bukan Sekadar Seremonial

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan pembentukan Sabuk Kamtibmas harus menjadi gerakan nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

    Hal itu disampaikan Irjen Pol. Pipit saat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026). Apel tersebut diikuti ribuan peserta dari unsur Bhabinkamtibmas hingga berbagai potensi masyarakat.

    Menurut Irjen Pol. Pipit, keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Seluruh komponen masyarakat harus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    “Sinergi seluruh unsur inilah yang kita kuatkan melalui Sabuk Kamtibmas. Sabuk Kamtibmas ini menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian, sekaligus menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.

    Ia menegaskan esensi apel tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis.
    “Oleh karena itu saya tegaskan, esensi kegiatan ini tidak boleh berhenti hanya pada seremonial. Apel ini harus menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat kolaborasi, dan membangun gerakan bersama dalam menjaga serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

    Kapolda Jabar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat yang selama ini membantu tugas kepolisian. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin harus terus diperkuat demi menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Jawa Barat.

  • Pendapat Hukum terhadap Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana STHB

    Pendapat Hukum terhadap Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana STHB

    Secara akademik, adanya Penetapan Tersangka terhadap Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus dipahami bahwa syarat materiil yang merupakan parameter minimum perolehan alat bukti yang sah oleh Penyidik telah dipenuhi. Dengan demikian, upaya paksa tersebut dapat dibenarkan dalam rangka menemukan factual guilt dari seseorang yang diduga melakukan tindak pidana. Di samping itu, perlu juga ditegaskan bahwa baik dalam Putusan MK No. 21/PUU-XII/2014 maupun perkembangan dalam KUHAP baru tidak pernah dinyatakan bahwa seseorang wajib diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu sebelum menjadi tersangka, dengan catatan hal tersebut tidak diartikan pula sebagai bentuk pengabaian terhadap hak-hak dari seseorang untuk didengar keterangannya sebagai implementasi dari asas audi et alteram partem (hak untuk didengar)

    Dr. Mas Putra Zenno J., S.H., M.H.

    Associate Professor/Pengajar Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana Sekolah Tinggi Hukum Bandung

  • PENDAPAT HUKUM Assoc Prof Dr Musa Darwin Pane SH MH Pakar Pidana Materiil dan Formil Fakultas Hukum Universitas Komputer Indonesia (FH Unikom)

    Berkaitan dengan issue Keabsahan Penetapan Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus sebagai Tersangka oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya sebagai AHLI Pidana berpandangan tindakan Kepolisian Negara Republik Indonesia menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus sebagai TERSANGKA secara hukum tidak melanggar Hukum dan tidak ada melanggar KUHAP, dengan argumentasi sebagai berikut ;

    1. Prinsip equality before the law, Konstitusi menjamin bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama dihadapan hukum. Tidak terdapat ketentuan yang memberikan kekebalan hukum kepada seseorang hanya karena pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Oleh karena itu, mantan pejabat Kejaksaan tetap dapat diperiksa, disidik, dan ditetapkan sebagai tersangka apabila terdapat dasar hukum yang cukup berdasarkan KUHAP yang berlaku;
    2. Kewenangan Polri dalam Penyidikan, KUHAP memberikan kewenangan kepada penyidik Polri untuk melakukan penyidikan terhadap setiap dugaan tindak pidana yang menjadi kewenangannya. halmana perkara tersebut berada dalam kompetensi penyidikan Polri, maka penetapan tersangka terhadap siapa pun, termasuk mantan pejabat negara, merupakan pelaksanaan kewenangan yang sah.
    3. Penetapan tersangka didasari 2 alat bukti yang sah (terpenuhi secara kuantitas dan kualitas) Menurut Hukum Pidana Formil di Indonesia, seseorang tidak dapat ditetapkan sebagai tersangka semata-mata berdasarkan dugaan semata, Penetapan tersangka harus didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah (terpenuhi secara kuantitas dan kualitas) yang menimbulkan keyakinan penyidik bahwa telah terjadi tindak pidana dan orang tersebut patut diduga sebagai pelakunya. Prinsip ini juga telah ditegaskan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014, yang mensyaratkan bukti yang cukup untuk itu, jikalau syarat tersebut telah dipenuhi, maka penetapan tersangka merupakan tindakan yang sesuai dengan hukum acara pidana. KUHAP baru tidak mensyaratkan adanya pemeriksaan calon Tersangka sebagaimana amanat MK (kuhap baru bisa saja kedepan ada yang menguji kembali soal itu), secara hukum yang ditegakkan KUHAP baru dan itu sudah dijalankan, Polri tidak melanggar KUHAP;

    Berdasarkan uraian tersebut, saya berpendapat bahwa tindakan Polri menetapkan eks Jampidsus sebagai tersangka merupakan tindakan yang tepat dan tidak bertentangan dengan hukum acara, sepanjang dilakukan berdasarkan kewenangan yang sah, didukung alat bukti yang cukup terpenuhi secara kuantitas dan kualitas, dan memenuhi seluruh prosedur yang ditentukan oleh KUHAP. Mengenai adanya Fakta bahwa seseorang pernah menduduki jabatan tinggi di Kejaksaan tidak menghilangkan prinsip equality before the law, sehingga proses penegakan hukum tetap dapat dilakukan secara objektif profesional, transparan dan akuntabel.

  • Kapolda Jabar Silaturahmi ke Pussenif TNI AD, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD pada Kamis (16/7/2026).
    Silaturahmi ini bukan pertemuan pertama, namun sebelumnya telah bersama di Polda Kalimantan Barat , dimana Danpussenif pernah menjabat sebagai Pangdam XII/Tanjungpura.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antara Polda Jawa Barat dan TNI dalam rangka mengukuhkan soliditas guna menjaga serta merawat Jawa Barat.

    Kegiatan yang berlangsung di Markas Pussenif TNI AD tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi antara TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di wilayah Jawa Barat.

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa sinergitas TNI–Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.
    “Silaturahmi ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus mempererat hubungan baik antara Polda Jawa Barat dan Pussenif TNI AD.” ungkapnya.

    Dengan komunikasi dan koordinasi yang solid, saya yakin sinergitas TNI–Polri akan semakin kuat dalam menjaga keamanan mendukung pembangunan Nasional, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Jawa Barat,” ujar Kapolda Jabar.

    Sementara itu, Komandan Pussenif TNI AD Letjen TNI Iwan Setiawan menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa kerja sama yang erat antara TNI dan Polri merupakan modal penting dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
    “Kami menyambut baik silaturahmi Bapak Kapolda Jawa Barat. Hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri harus terus dipelihara sebagai bentuk soliditas aparat negara dalam menjaga keutuhan bangsa, menciptakan situasi yang aman, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkap Letjen TNI Iwan Setiawan.

    Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara Polda Jawa Barat dan Pussenif TNI AD semakin kokoh, sehingga sinergitas TNI–Polri dapat terus diwujudkan dalam berbagai pelaksanaan tugas demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan stabilitas di wilayah Jawa Barat maupun Indonesia secara umum.

    Bandung 16 Juli 2026

  • Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelayanan dan Pengamanan Markas Komando Polda Jabar

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan peninjauan langsung ke seluruh area Markas Komando Polda Jawa Barat, Kamis (16/7/2026)

    Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama jajaran pejabat utama Polda Jabar.

    Peninjauan dilakukan di seluruh area Mako Polda Jabar. Lokasi yang ditinjau meliputi pos penjagaan, ruang SPKT, loket SKCK, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

    Kunjungan ini merupakan wujud komitmen untuk memastikan setiap lini pelayanan berjalan sesuai standar prima, humanis, dan akuntabel. Sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel dalam pengamanan dan kelayakan fasilitas Mako Polda Jabar.

    Kapolda Jabar mengecek langsung alur pelayanan di SPKT dan loket SKCK agar masyarakat mendapat akses yang cepat, transparan, dan tanpa prosedur berbelit. Ia juga memastikan personel dalam kondisi siaga dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan. Selain itu, Kapolda Jabar meninjau kondisi kebersihan, kerapian, dan kelayakan sarana prasarana di seluruh area Mako.

    “Peninjauan saya hari ini ke seluruh area Mako Polda Jabar merupakan wujud komitmen nyata untuk memastikan bahwa setiap lini pelayanan, mulai dari penjagaan, sistem di SPKT, hingga loket SKCK, benar-benar beroperasi dengan standar prima, humanis, dan akuntabel.” ujarnya.

    “Saya ingin memastikan bahwa masyarakat yang datang mendapatkan akses pelayanan yang cepat dan transparan, tanpa hambatan prosedur yang berbelit, sekaligus menjamin bahwa seluruh personel kita tetap dalam kondisi siaga serta profesional dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan Mako Polda Jabar.” tuturnya.

    “Di samping aspek pelayanan, saya juga meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di seluruh area Mako guna memastikan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan layak bagi anggota maupun masyarakat yang berkunjung.” tuturnya.

    “Saya percaya bahwa fasilitas yang terawat dengan baik akan menjadi cerminan dari semangat profesionalisme kita, sehingga melalui pembenahan berkelanjutan ini, Polda Jawa Barat dapat terus hadir sebagai institusi yang tidak hanya tegas dalam menjaga keamanan, namun juga santun dan responsif dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.” tutupnya.

    Bandung, 16 Juli 2026